Selasa, 23 September 2014

Bimbingan Teknis SMA Terbuka Berbasis TIK





     Pengelola SMA Terbuka 5 Depok TKB Cinangka , Ibu Azizah mengikuti Bimbingan Teknis SMA Terbuka Berbasis TIK yang dilaksanakan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan ( PUSTEKKOM ) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 08 sd 12 September 2014 di Bogor Jawa Barat .
        Bimtek ini dilaksanakan dalam betuk teori dan praktek selama 36 jam dengan materi :
        1. Kebijakan Pemanfaatan TIK Untuk Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh
        2. Prinsip - Prinsip Pembelajaran Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh
        3. Pemanfaatan Portal Rumah Belajar Untuk SMA Terbuka
        4. Prinsip - Prinsip Pembuatan Bahan Belajar
        5. Pembuatan Rancangan Pembelajaran Online Pada Portal Rumah Belajar
        6. Pembuatan Materi Belajar Pada Pembelajaran Online Portal Rumah Belajar
        7. Pembuatan Evaluasi / Tes Pembelajaran Online Pada Portal Rumah Bejar
        8. Pemanfaatan Pembelajaran Online Melalui Rumah Belajar
Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Dr. Ir. Ari Santoso, DEA .

Sabtu, 13 September 2014

80 Siswa SMA Terbuka 5 Depok Ikuti Psikotes

   
     Sabtu 06 September 2014 Delapan puluh siswa/i sekolah gratis SMA Terbuka 5 Depok mengikuti psikotes yang diadakan di SMAN 5 Depok untuk siswa kelas X . Kedelapan puluh siswa/i tersebut berasal dari TKB Generasi Harapan , TKB Cinangka dan TKB Jabon Mekar . Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengenali potensi para siswa . 
       Sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki peranan besar dalam mendukung pembangunan nasional, maka siswa diharapkan dapat menjadi sumber daya yang berkualitas, tidak hanya cerdas, tapi juga kreatif, produktif, bermoral luhur, mampu menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan kehidupan yang bermacam ragam serta memiliki keimanan dan ketaqwaan sesuai agama dan kepercayaannya masing masing. Kualitas siswa banyak dipengaruhi oleh lingkungan anak, termasuk cara pendidikan yang diperoleh mulai dari orang tua, lingkungan serta gurunya yang sangat berpengaruh besar dalam membentuk kepribadian anak.
           Guru memiliki peranan yang sangat besar untuk dapat meningkatkan kempuan dan kecerdasan para siswa. Hal ini sekaligus merupakan tantangan bagi guru. Sesuai Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ditegaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
            Di Era Globalisasi orang tua dan guru hendaklah dapat mengimbangi proses pendidikan dengan kebutuhan serta bakat kemampuan siswa yang hakiki. Oleh sebab itu, dalam usaha mengenal dan menggali potensi anak, sangat diperlukan media pengukuran untuk mengetahui potensi anak lebih lanjut.  Psikotes merupakan analisa yang dilakukan untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tujuan dari dilaksanakannya tes ini adalah untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, gaya belajar, minat dan bakat, serta inteligensi.
              

Tujuannya adalah untuk mengukur Tingkat Kecerdasan Dasar, Bakat, Minat dan Kepribadian siswa serta Kelanjutan Studi, Mengenali kelemahan dan kelebihan masing-masing aspek psikologis pada setiap diri siswa, Mengidentifikasi metode pengembangan untuk meningkatkan potensi siswa, Menelusuri kesalahan belajar dan pengarahan selanjutnya (Bimbingan Konseling), serta Mengukur kemajuan prestasi sekolah maupun prestasi umum siswa.
      Sedangkan dalam Undang–Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan khususnya pada pasal 45 disebutkan bahwa: “Kesehatan Sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan yang sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal serta menjadi sumber daya yang berkualitas”. Pendidikan di sekolah seyogyanya tidak semata-mata pemberian ilmu pengetahuan, tetapi secara luas juga dimaksudkan untuk pembentukan kepribadian, watak dan moral. Sikap dan perilaku guru amat besar pengaruhnya terhadap suasana pendidikan, sehingga dapat mendukung perkembangan perilaku dan mental emosional anak, agar mereka mampu menghadapi tantangan dalam kehidupan dan berkembang menjadi sumber daya yang berkualitas. Untuk itu guru perlu dibekali berbagai pengetahuan antara lain, ilmu perkembangan psikologi anak didik, pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendidik juga  harus disesuaikan dengan kebutuhan remaja tersebut.

     Pemeriksaan yang menggunakan prinsip-prinsip psikologi untuk mengukur potensi psikologis seseorang (mental ability) dikaitkan dengan Kriteria tertentu. Psikotes adalah tes yang dilakukan untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang. Tujuan dari dilaksanakannya tes ini adalah untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan factor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi. Jadi sederhananya, psikotes adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui gambaran seseorang mulai dari kemampuan kognitifnya, kondisi emosinya, kecenderungan-kecenderungan sikap dan hal-hal yang mempengaruhi kecenderungan tersebut. Jadi dalam psikotes, kemampuan yang diukur tidak melulu terkait dengan IQ seseorang. Selain tes IQ ada juga tes kepribadian. Dari integrasi tes-tes tersebut, maka akan diperoleh gambaran mengenai orang yang dites dan diharapkan dapat memberikan masukan dalam menentukan berbagai macam kebijakan pendidikan. Kegunaan psikotes untuk mengetahui potensi psikologis seseorang (kecerdasan, stabilitas emosi, sosiabilitas, sikap kerja atau kecenderungan-kecenderungan lainnya) dalam menghadapi suatu situasi/pekerjaan.
Tujuan nya adalah
·   Mengukur Tingkat Kecerdasan Dasar, Bakat, Minat dan Kepribadian siswa serta Kelanjutan Studi
·     Mengenali kelemahan dan kelebihan masing-masing aspek psikologis pada setiap diri siswa
·     Mengidentifikasi metode pengembangan untuk meningkatkan potensi siswa
·     Menelusuri kesalahan belajar dan pengarahan selanjutnya (Bimbingan Konseling)
·     Mengukur kemajuan prestasi sekolah maupun prestasi umum
·     Melengkapi data agar lebih akurat untuk sekolah/ guru pembimbing dan orang tua
·     Membantu siswa dalam memilih sekolah lanjutan.

Sabtu, 06 September 2014

SOSIALISASI DAN BIMBINGAN TEKNIS BANTUAN HIBAH PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU TH 2014



     Kepala SMA Negeri Terbuka 5 Depok dan Pengelola TKB Cinangka mengikuti Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Bantuan Hibah Pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB ) SMA / MA Angkatan II Tahun Anggaran 2014 Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dinas Pendidikan di Hotel Pesona Bambu Jalan Raya Lembang no 224 Lembang Kab Bandung Barat 28 sd 30 Agustus 2014 .
    
    Bantuan program pemerintah melalui dinas pendidikan sekolah menengah atas [sma ] mempunyai tujuan penting peningkatan pelayanan pembangunan sarana dan prasarana tempat pendidikan hususnya. Melalui kucuran bantuan dana hibah anggaran perubahan dari provinsi Jawa Barat, yang dialokasikan untuk pembangunan ruang kelas baru [RKB), sebeasar Rp.90,000 000/lokal. Pencairan dilakukan melalui rekening sekolah, dengan pekerjaan sistem sewakelola oleh pihak sekolah dan dibentuk tim pelaksana [P2S).

     Kurnia Rahman selaku Pengelola Sekolah gratis SMA Negeri Terbuka 5 Depok berharap bantuan hibah RKB ini bisa semakin meningkatkan daya tampung siswa kurang mampu yang ingin tetap bersekolah, saat ini saja siswa baru sudah mencapai 60 an belum lagi ditambah dengan siswa pindahan yang mengalami masalah keuangan disekolah reguler . Bantuan 2 ruang kelas baru ini nantinya akan dijadiakan tempat sholat untuk siswi dan ruang komputer / perpustakaan karena ruang komputer / perpustakaan yang ada dijadikan kelas sementara . 



Jumat, 05 September 2014

Peduli Pendidikan, CV Mhasa Luhur Sejati Sumbang SMA Terbuka 5 Depok


     
 Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, CV Mhasa Luhur Sejati memberikan sumbangan kepada sekolah gratis SMA Terbuka 5 Depok TKB Cinangka. 
  CV yang beralamat di Jln Kerinci Raya No 66 Depok Timur ini menyerahkan sumbangannya beberapa waktu yang lalu.
Sumbangan tersebut berupa bantuan biaya operasional untuk sekolah gratis. Pimpinan CV Mhasa Luhur Sejati Ibu Hamimah Sukaedi berharap sumbangan biaya operasional tersebut bisa mendukung kelancaran proses belajar mengajar di SMA Terbuka.
" Semoga bantuan dana ini bisa bermanfaat untuk menambah dukungan kegiatan sekolah gratis ini, dan semoga siswa/i di SMA Terbuka 5 Depok ini menjadi anak yang sholih dan sholihah," katanya 
Sementara itu Pengelola SMA Terbuka Depok Kurnia Rahman mengucapkan banyak terima kasih dan semoga lebih banyak lagi pihak - pihak yang ikut memperhatikan sekolah ini, demi kemajuan pendidikan anak - anak yang kurang mampu.
SMA Terbuka Depok yang beralamat di Cinangka Sawangan Depok ini merupakan Sekolah gratis untuk anak - anak yang kurang mampu.

Rabu, 03 September 2014

Pertemuan Pengelola, Dewan Guru dan Orang Tua Murid SMA Terbuka Depok

     Jumat 22 Agustus 2014 sekolah gratis SMA Terbuka Depok mengadakan halal bi halal dan pertemuan komite pertama tahun pelajaran 2014 - 2015 . Dalam kesempatan itu hadir pengelola, dewan guru dan orang tua siswa dari kelas X,XI dan XII . Acara tersebut diawali dengan sosialisasi mengenai sekolah terbuka , tata tertib siswa dilanjutkan dengan perkenalan pengelola , para guru . Selain itu ada juga tausiah dan ditutup dengan ramah tamah .
   Dalam tausiah nya Bapak Drs. H Rahmatillah Amin, MM yang juga sebagai salah seorang guru menyampaikan bahwa dalam sehari - hari di SMA Terbuka menerapkan sikap sabar dan disiplin terutama dalam membina kepribadian siswa , selain itu sekolah ini gratis tapi harus dibayar dengan sholat dan membaca Al Qur'an setiap hari . 
        Ibu Ani sebagai perwakilan dari siswa menyampaikan bahwa Alhamdulillah anak nya mengalami perubahan kearah yang lebih baik selama bersekolah di sini , Ibu Ani juga mengajak Bapak dan Ibu wali murid yang lain untuk mendukung sekolah untuk kemajuan semua siswa. rencananya kegiatan ini akan dirutinkan dua bulan sekali .